Diskusi Tentang Guru dan Social Media #MeetupCianjur

Ditulis Oleh: Asep Sufyan Tsauri
Friday, May 6, 2011 11:03 am
 

“lebih baik terlambat daripada tidak..” :D

Ceritanya di sini saya akan memaparkan diskusi kami di SMAN 1 Sukaresmi Cianjur kemarin tentang topik yang ‘harus’ saya antarkan, judulnya “Pemanfaatan Social Media untuk Pembelajaran”.

Memulai pembicaraan saya mencoba membuka fakta bahwa perubahan gaya hidup saat ini sangat banyak dipengaruhi dengan lahirnya internet serta social media, hingga Thomas L. Friedman menuliskan buku berjudul “World is Flat”. Juga saya coba memaparkan hasil riset yang dilakukan oleh lembaga riset marketing  terkemuka di Indonesia, bahwa sudah sangat jelas kehidupan kita telah banyak berubah setelah hadirnya internet, HP dan tak kalah hebohnya lahirnya Facebook dan kawan-kawan.

Lantas, pertanyaannya “emang mau apa?, emang ngaruh ya?” hehe.. mungkin banyak Bapak/Ibu guru yang bertanya dibenaknya demikian (meskipun tidak diucapkan langsung kepada saya). Maka sebelum mereka bertanya langsung saya jawab “Ngaruh Bu.. Pak!” hehe.. Sebagai pribadi guru yang tugas pokoknya adalah mendidik siswa-siswinya, kita tidak mungkin menutup mata tentang hal ini, sebab anak-anak kita, siswa-siswi kita saat ini ‘hidup’ di dunia itu (internet dan socmed -red), sehingga suka atau tidak konsekuensinya jelas ada bagi para guru untuk setidaknya mengubah beberapa metode pembelajarannya.

Lantas, tidak mungkin dong kalau guru harus aktif di socmed seperti siswa? gila aja kalau guru pun harus 24 jam nongkrong di depan FB dan twitter, apalagi dengan status-status alay, hehe.. Nah, untuk itu saya coba sampaikan beberapa tips praktis yang diberikan oleh ICTWatch tentang guru dan social media, lengkapnya bisa di baca di postingan Mas Sopandi (ijin copas ya mas :D ) –> http://pojokpendidikan.com/2011/04/27/do-don%e2%80%99t-aturan-facebook-an-untuk-guru/.

Selanjutnya, bagaimana social media yang sudah dibahas sebelumnya dapat dimanfaatkan untuk ‘mewarnai’ pembelajaran? saya coba menyampaikan 4 Alasan kenapa social media dapat digunakan dalam pembelajaran (ini saya sarikan dari buku “Crowd” karya mas Yuswohady).

  1. Conversation, melalui socmed guru dan siswa dapat lebih leluasa untuk ‘ngobrol’, guru dapat lebih dekat dengan siswa melalui ini.
  2. Collaboration, socmed memungkinkan guru-siswa ataupun siswa-siswa saling bekerjasama dalam mengerjakan suatu proyek pembelajaran.
  3. Community, melalui socmed komunitas-komunitas dapat dibuat oleh para siswa maupun guru, ini sangat penting jika kita ingin menerapkan filosofi ‘student center learning’
  4. Collective Intelligence, melalui social media semua siswa dapat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses bahan ajar, bahkan siswa sendiri bisa membuat bahan ajar (tidak hanya guru). ini bisa membuat suatu pemahaman kolektif antar siswa dan guru, dan pemahaman pun sebetulnya bisa lebih mendalam nantinya.

Terakhir, bagaimana prakteknya? teori mulu! hehe..

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menerapkan pembelajaran melalui socmed, seperti melibatkan siswa untuk membuat proyek pembelajaran yang bersifat kolaboratif, contohnya melalui wiki. selain itu facebook pun dapat digunakan, sederhananya saya contohkan yang dilakukan oleh aktivis pojok pendidikan Chairani Uni untuk mengupload slide pembelajarannya di facebook, dan banyak lagi hal-hal yang dicontohkan pada saat itu :)

Pada akhirnya, guru harus dapat memposisikan diri dalam menggunakan social media ini, khususnya untuk berkomunikasi dengan para siswa. Guru semestinya memahami dan dapat memahamkan para siswa bahwa ‘real world’ dan ‘digital world’ itu tidak ada bedanya, sehingga hubungan-komunikasi dan sebagainya harus tetap normal apa adanya, social media hanya media yang berbeda saja.

Bagi yang membutuhkan slidenya berikut saya lampirkan :) terima kasih.

This entry was posted in Metode and tagged Tags: , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to “Diskusi Tentang Guru dan Social Media #MeetupCianjur”

Leave a Reply

 

Formulir Pendaftaran

Silahkan mendaftarkan diri untuk dapat berkontribusi di komunitas Pojok Pendidikan.

 

Apa Pojok Pendidikan?

Pojok Pendidikan merupakan perwujudan ide dan gagasan mengenai pendidikan. Berawal dari sekumpulan anak muda yang sering 'nongkrong' di media daring. Sebagian dari kami baru berkiprah di masyarakat setelah lulus dari sebuah perguruan tinggi yang berlatarbelakang pendidikan. Pekerjaan merekapun beragam, ada yang menjadi guru, dosen, wirausahawan, designer, bahkan ada yang masih kuliah. Walaupun kesibukan berbeda, namun kami selalu berdiskusi dan bertukar ide baik yang serius atau yang bersifat santai dalam medium daring. Selengkapnya »
 

Kolom Pakar